Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000.
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Flat Burr menghasilkan partikel bubuk kopi berukuran seragam (unimodal), menonjolkan kejernihan rasa (clarity) dan kompleksitas aroma, namun lebih cepat panas saat operasional tinggi. Sebaliknya, Conical Burr menghasilkan partikel bimodal (dua ukuran dominan) yang memberikan tekstur (body) lebih tebal dan rasa klasik pada espresso. Pemilihan bentuk burr harus menyelaraskan preferensi target pasar dan house blend kedai kopi.
Putaran motor terlalu tinggi (RPM tinggi) pada grinder kelas entry-level cenderung menghasilkan gesekan panas berlebih. Transfer panas ini dapat memicu pelepasan aroma volatil kopi secara prematur sebelum penyeduhan, mengurangi kualitas rasa akhir di cangkir (burnt taste). Mesin profesional umumnya menggunakan motor torsi tinggi dengan RPM rendah untuk menjaga stabilitas suhu biji kopi selama proses penggilingan.
Terdiri dari dua piringan pipih yang berhadapan. Satu piringan diam, sementara piringan lainnya berputar. Biji kopi masuk dari tengah dan terlempar ke luar melalui gaya sentrifugal.
Karakteristik Partikel: Menghasilkan distribusi partikel unimodal (ukuran seragam). Keseragaman ini memungkinkan ekstraksi yang merata dan menonjolkan kejelasan rasa (clarity) serta profil rasa yang kompleks.
Penggunaan: Standar industri untuk specialty coffee modern yang mengutamakan rasa buah atau bunga yang spesifik.
Terdiri dari mata pisau berbentuk kerucut yang berputar di dalam cincin mata pisau stasioner.
Karakteristik Partikel: Menghasilkan distribusi bimodal (terdapat dua puncak ukuran partikel: bubuk utama dan partikel halus atau fines). Partikel halus ini membantu membatasi aliran air, memberikan tekstur kental (heavy body), dan rasa yang lebih tradisional atau "tebal".
Penggunaan: Ideal untuk kedai dengan volume sangat tinggi atau profil rasa espresso klasik ala Italia yang menekankan kekentalan dan rasa cokelat.
Panas adalah musuh utama dalam penggilingan kopi. Gesekan antar mata pisau dan putaran motor menghasilkan energi panas yang dapat dipindahkan ke bubuk kopi, memicu oksidasi dini dan menghilangkan aroma volatil sebelum diseduh.
Grinder dengan mata pisau besar (diameter 75mm atau 83mm) umumnya beroperasi pada RPM lebih rendah (900 - 1400 RPM) dibandingkan grinder dengan mata pisau kecil (50mm - 64mm). RPM rendah mengurangi gesekan dan panas, menjaga integritas rasa kopi.
Pada model heavy-duty, produsen menyematkan kipas pendingin (cooling fan) yang menyala otomatis saat sensor mendeteksi kenaikan suhu pada ruang giling (grinding chamber). Fitur ini vital untuk operasional kafe sibuk agar konsistensi shot espresso tidak berubah akibat pemuaian logam mata pisau karena panas.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami

